Jumat, 26 November 2021

RINDU MASA LALU.

KINI TINGGAL KENANGAN, UNTUK MELAWAN LUPA (JANGAN LUPAKAN SEJARAH)

HARI PERTAMA MULAI MASUK BEKERJA, BERKENALAN DENGAN PARA SENIOR DAN 6 ORANG TEMAN JUMLAH 7 ORANG DG SAYA, 

SAMA2 BARU PERTAMA KALI MASUK BEKERJA.

BEKERJA, SEBAGAI TENAGA HARIAN LEPAS, 

KINI TEMAN SATU LISTING 3 ORANG SUDAH TIADA 

DAN JUGA INGIN TAHU KABAR TEMAN LAIN YANG DULU DENGAN JERIH PAYAH BERSAMA DIREGU TEKNIK, SAMA2 BAHU MEMBAHU, MENGGANTI KONDUKTOR LINE 30KV DARI TEMBAGA, DIGANTI ALMUNIUM...

DAN JUGA YANG SAMA2 MENDIRIKAN TOWER DARURAT, UNTUK MENGATASI TOWER PERMANEN YANG TANAHNYA LONGSOR,

Kenal teman-teman sejak awal masuk bekerja diterima di PLTD Tegal, di th 1970 sebagai tenaga harian lepas yang setiap 3 bulan sekali, sama-sama menandatangani perjanjian kerja..

Berasama teman-teman yang semuanya berjumlah 7 orang , saat itu satu listing sebagai tenaga harian lepas, selama beberapa minggu mengikuti para senior dalam pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan sebagai tenaga baru bekerja, dengan pembagian tugas ada yang diarahkan pemeliharaan pompa air pendingin mesin..., membersihkan klep-klep pompa air dari kotoran/sampah yang kerap menyumpali pada klep pompa dalam air.

Ada yang membersihkan kerak-kerak olie pada laval proses penyaring minyak pelumas yang mengalir masuk ke mesin Disel.

Ada yg di ajari di arahkan cara mengntrol mesin Disel yang sudah diistirahatkan beberapa saat. 

Setelah keadaan mesin berangsur menjadi dingin, sehabis tenaga Diselnya bekerja berputar semalaman digunakan untuk menggerakan Generator pembangkit listrik.

Baru diadakan pengontrolan, barangkali ditemukan kelainan yang bisa menyebabkan nggangguan mesin yang berasal dari perangkat mesinnya..

Ada yang ikut membantu revisi mesin Disel ZULZER 4.D.45. maksudnya mesin merk Zulzer 4 silinder dengan torak berdiameter 45 cm. 

Kemampuan pembebanan mesin Zulzer saat itu di th 1970 max 400 KW..tapi pembebanan setiap harinya hanya 200 KW.

 MEMBANTU MENGIKUTI REVISI MESIN DISEL ZULZER 4.D.45.


Ada yang membantu mencatat angka2 pembebanan pada kwh meter, amper meter dan KV meter, yang terpasang pada Panel (switch board) untuk paralel mesin.

Setelah kenal dengan para seniornya, kami sering menyerap pembicaraan para senior, mendengar keluhan para senior, merasa sebagai pemberi petunjuk, sebagai guru yang mengajari anak-anak baru, dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti, seharusnya mendapat imbalan jasa, setimpal dengan upayanya untuk pengetahuan yang diajarkanya, menyimak ucapan senior dirasakan seperti tidak adil dibandingkan anak baru yang sebagai tenaga harian, penghasilannya lebih besar dibandingkan para seniornya sebagai yang mengajari awal pertama tugas pelaksanaan pekerjaannya.

Belum ada dua tahun kami 7 orang, tenaga harian dipindah tugaskan ke beberapa unit Pembangkit Listrik, 3 orang dipindah ke PLTD Pekalongan pada bulan September 1971, 2orang ke PLTD Cilacap, 2 orang ke PLTA Ketenger..

Kepindahannya itu beberapa Minggu setelah ada kejadian 2 unit mesin diesel, yaitu mesin STORK dan mesin MAN terjadi gangguan

Kami 7 orang dipindah tugaskan, apakah terkait dengan terjadinya 2 mesin yg gangguan dalam kurun kurang lebih satu Minggu, entahlah kami tidak tahu, karena tidak diberi tahu penyebab kepindahannya..

Pertama mesin STORK, putarannya lepas kendali semakin cepat tidak bisa distop..saluran bahan bakar semuanya ditutup, mesin tetap saja tidak bisa berhenti.

Berakibat pintu mesin silinder no. 6 jebol, seorang operatornya terkena semburan olie panas, yg agak parah pada bagian muka, Masinis Jaga yg berusaha menyetop berada diatas mesin sambil memegang handle pada posisi stop, lalu segera melompat upaya menyelamatkan diri, bagian tulang pahanya cidera. 

Sedangkan peristiwa yang kedua mesin MAN, kira-kira 5 hari setelah kejadian mesin STORK masalahnya sama juga tidak bisa distop..tidak ada korban manusia, tapi pintu gerbang utama jebol terkena pecahan cylinder cop, dan stang zuiger yg lepas.

Kami tiga orang dipindah tugaskan ke PLTD Pekalongan, merasa senang tambah wawasan baru, tambah teman baru, menjadikan lebih banyak teman, merasa senang, kenal dengan bermacam-macam karakter teman di PLTD Pekalongan

Ternyata teman-teman di PLTD Pekalongan banyak pula yang berasal dari beberapa daerah.

KENANGAN MASA LALU.... BERFOTO BERSAMA TEMAN DI HALAMAN KANTOR PLTD PEKALONGAN..., YANG PINDAHAN DARI PLTD TEGAL, BERDIRI NO.4 DARI KIRI...., DAN YANG JONGKOK KEDUA DARI KIRI MEMBOPONG ANAK YANG MENANGIS..., DAN YANG SATUNYA  LAGI TIDAK IKUT BERFOTO BARENG..., KARENA DINAS MASUK SORE..., SEBAGAI OPERATOR MESIN.

September 1971, kami bertiga yang sudah di PLTD Pekalongan ditugaskan sebagai Operator Mesin Disel, 

1orang masuk  shift A, 
1 orang shift B, 
1 orang shift C.
Dengan jadual bergilir, 
Shift A masuk Pagi, jam 08.00-16.00, 
Shift B jam 16.00-24.00, 
Shift C jam 24.00-08.00.
5 hari bertugas sebagai Operator 1 hari di Pemeliharaan, 
Terus setiap Shift bergilir 6 hari sekali.

Pada th 1977 setelah Gardu Induk 150 KV mulai beroperasi, salah seorang dari shift A (pindahan dari Tegal), dimutasi sebagai Operator Gardu Induk 150 KV. dan menyusul beberapa rekan-rekan yang dibutuhkan bertahap dalam jangka waktu beberapa bulan, karena mesin Diselnya berangsur-angsur tidak akan lagi dibutuhkan, Gardu Induk sebagai penggantinya. 

Pada th 1981 pindah tugas ke kantor PLN Sektor Ketenger, sebagai petugas Seksi Teknik. penjelasannya seperti pada video berikut dibawah ini..  

 







 


PEMUDA PANCASILA BERJANJI MENCARI PELAKU PENGANIAYAAN.

Pengurus Pemuda Pancasaila datangi Polda Metro Jaya.
Untuk berikan pendampingan hukum kepada anggotanya....yang ditetapkan sebagai tersangka usai demo berujung ricuh di DPR, Kamis (25/11)

Rabu, 08 September 2021

BELAJAR BHS ARAB

TEMAN-TEMAN YANG INGIN BELAJAR BAHASA ARAB, MARI TONTON BEBERAPA VIDEO INI, UNTUK DI SIMAK, PERHATIKAN DAN IKUTI PETUNJUK VIDEO INI